Pernah nyanyi lagu ini ?
Tong tong tong tong
Makitong kitong
Alemago gebosek katarimasua
Sasue masasua
Itu lagu jamannya aku ikut pramuka dulu..
Ngga ngerti artinya sih, tapi asik aja kalo udah rame-rame nyanyi lagu itu bareng temen2, pake gitar waktu camping..
Aku ikut kegiatan pramuka itu waktu SMP, jadi tingkatnya penggalang.
Rasanya sih kegiatannya keren banget waktu itu. Ilmu ketrampilannya masih membekas sampai sekarang, sampai buku2nya termasuk buku pramuka nya( logbook ) masih aku simpen sampai sekarang…
Pramuka dulu
Kebetulan suamiku juga dulu ‘aktifis’ pramuka waktu SD nya.
Dia ikut pramuka di ITB waktu siaga.
Jadi aku dulu pernah jadi ketua regu penggalang, mas Udi juga pernah jadi ketua barung siaga. Tapi di tempat dan waktu yang berbeda..
Duluuuu…mas Udi jadi ketua barung waktu baru duduk di kelas 3 SD, anggota barungnya malah baru kelas 1 dan 2 SD, tapi ada pengalaman yg masih nempel sampai sekarang…yaitu barungnya pernah jadi juara lomba masak ! hehe…kebayang ngga sih…masih kelas 1,2 3 SD gitu. Bahkan mas Udi mampu menjahit sendiri tendanya di kelas 3 SD itu...hehe..suamiku gitu loh..
Ya, kita memang ngerasain banyak banget ilmu dan pengalaman yg kita dapet dari kegiatan pramuka ini. Belajar menjadi leader, belajar bekerjasama, survival, P3K, melatih kreatifitas dan banyak lagi ketrampilan yang semuanya ngga didapet dari bangku sekolahan..
Dan aku inget, dulu itu kalau ada kegiatan di sekolah, pasti anak2 pramuka yg diandalkan untuk jadi koordinatornya atau duduk di kepengurusan OSIS.
Aku sendiri sempet juga sih dipilih jadi calon ketua OSIS, dan sempet dibikinin poster2 "vote for lita" sama ‘pendukung’ ku dalam masa kampanye…hehe, pengalaman kyk gini kan bisa jadi cerita ke anak tjutju.."dulu itu eyang...bla..bla.." huaahaha
Makanya dari dulu, pengen banget anak2 juga bisa ikut kegiatan pramuka.
Tapi ternyata ya, sayang sekali beberapa tahun belakangan ini kegiatan pramuka bisa dibilang 'menghilang'. Waktu itu ngga ngerti juga kenapa kegiatan ini bisa menghilang, sampai kita sempat cari informasi ke Kwartir Nasional.
Pramuka sekarang
Ada sih memang ekskul pilihan di sekolahnya anak2 di SD nya dulu, tapi Pembina nya guru sekolahnya sendiri yang mungkin dulunya ngga pernah jadi pramuka. Jadi yaaa…kegiatan pramukanya sendiri ngga jalan, malah membentuk image yang kurang pas ttg pramuka di benak kebanyakan orangtua.
Sekarang ini, anak2 itu kenal Pramuka kebanyakan cuma dari seragamnya yang dipakai komplit dengan dasinya sebagai seragam sekolah tiap hari Sabtu..*halah*. Padahal, buat anggota pramuka itu sebenarnya, waktu bisa dilantik dan berhak pakai dasi merahputih karena sudah berhasil menguasai beberapa ketrampilan adalah suatu kebanggaan tersendiri.
Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter
Aku pribadi merasa, bahwa sekarang ini memang ada yg kurang dari system pendidikan anak, yaitu tidak adanya wadah untuk pembinaan karakter.
Anakku, Budi, pernah terpilih juga jadi ketua OSIS melalui pemilihan ketua OSIS waktu di SMP, tapi karena tidak terlatih sejak kecil, dan kurang pembinaan dari sekolah juga, dia sempat ngga ngerti harus ngapain kalau jadi ketua itu..
Di lingkungan rumah juga begitu. Jarang sekali ada anak remaja yang bisa diandalkan untuk memimpin.
Mencoba membentuk gugusdepan
Karena itulah, aku dan suami merasa perlu ada wadah untuk pembinaan karakter anak-anak. Selama ini, disela2 kesibukan kami berdua, aku dan suami berusaha meluangkan waktu dan mencoba terlibat dalam pembinaan remaja di lingkungan rumah, sebenarnya terdorong rasa keprihatinan melihat situasi Indonesia yang seperti sekarang ini.
Terjadi degradasi moral, krisis kepemimpinan, tidak adanya tujuan dan cita-cita. Bahkan anak2ku sendiri pesimis apakah masih ada harapan untuk Indonesia yang lebih baik di masa depan.
Apa wadah yang cocok ? salah satunya ya memang pramuka itu tadi..
Program Pramuka memang di-design untuk mempersiapkan generasi penerus yang :
- Memiliki kepribadian dan kepemimpinan yang berjiwa Pancasila
- Berdisiplin yaitu berpikir, bersikap dan bertingkah laku tertib
- Sehat dan kuat mental, moral dan fisiknya
- Memiliki jiwa patriot yang berwawasan luas
- Berkemampuan untuk berkarya dengan semangat kemandirian, semangat kebersamaan, kepedulian, bertanggungjawab, berpikir kreatif, inovatif, dapat dipercaya, berani dan mampu menghadapi tugas-tugas dan memiliki komitmen
Alhamdulillah, segala puji hanya kepada Allah SWT..
Dari rangkaian kegiatan kami selama ini, suamiku berhasil mendapat dukungan dari lingkungan sekitar untuk membentuk gugusdepan di kompleks tempat tinggal kami.
Para tokoh masyarakat disini juga menaruh harapan besar untuk berjalannya kegiatan ini.
Insya Allah kegiatan pramuka masyarakat ini akan diresmikan di Cibodas hari Sabtu yang akan datang..
Doain ya, semoga kegiatan ini bisa berjalan dan memberikan manfaat untuk anak-anak, generasi penerus kita…Amin..
*ditulis oleh bunda Lita di Housewife's Life