pramuka's posts with tag: sejarahnya

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag sejarahnya
Blog EntryKode KehormatanMay 29, '07 9:09 AM
for everyone
Kode kehormatan adalah suatu norma/ukuran kesadaran mengenai akhlak ( budi pekerti ) yang tersimpan dalam hati orang sebagai akibat karena orang tsb tahu akan harga dirinya.

Kode kehormatan pramuka ialah suatu norma dalam kehidupan pramuka yang merupakan ukuran atau standar tingkah laku pramuka di masyarakat.

Kode kehormatan pramuka merupakan janji dan ketentuan moral pramuka yaitu Satya Pramuka dan Darma Pramuka.

Kode kehormatan adalah identik dengan harga diri, kehormatan diri.

Pelanggaran Kode Kehormatan = jatuhnya harga/ kehormatan diri seorang pramuka.

Begitulah yang tertulis di buku bahan Kursus Mahir Dasar (KMD) untuk pelatihan Pembina pramuka.

Sebenarnya, latihan pramuka kami sudah berjalan dengan 10 siaga dan 11 penggalang. Barung dan Regu juga sudah terbentuk. Anak-anak juga semangat.

Sayangnya, pembina yang sudah kami minta bantuannya dalam proses pembentukan gugus depan ini ternyata tidak mampu menjaga kode kehormatan pramuka, di latihan pertama blio datang terlambat 1 jam, dan tanpa pemberitahuan blio tidak muncul di latihan kedua.
Sehingga kami terpaksa harus mencari Pembina lain yang 'lebih memenuhi syarat', maksutku punya idealisme yang sama..

Sampai sekarang masih kita coba cari terus solusinya, salah satunya adalah melalui milis pramuka.

Ketika saya menyampaikan kesulitan saya, alhamdulillah saya mendapat tanggapan dan masukan berharga untuk terbentuknya gudep territorial yang berbasis masyarakat ini dari rekan-rekan pramuka di berbagai daerah di tanah air…*terharudotcom*

Beberapa rekan pramuka menulis tentang kepramukaan dan pembina pramuka di emailnya spt ini..

"Jujur saja, saya sangat bangga dengan pendidikan kepramukaan yang saya peroleh sehingga membuat saya seperti sekarang, sikap, mental dan perilaku saya sangat dibentuk oleh hal itu ... saya ingat saat Siaga diajari oleh Bunda saya bermacam-macam hal, ketrampilan, pengetahuan dan permainan yang tidak diajarkan oleh orang tua saya sekali pun di rumah ... itu masih sangat berkesan sampai sekarang." (kak Ghulam-Semarang)

"Kak Lita, siapapun bisa menjadi seorang Pembina, tidak harus mempunyai latar belakang seorang guru atau mempunyai sertifikat KMD yang dikeluarkan Kwartir. Setiap orang dewasa yang mempunyai kemampuan dan kemauan bisa menjadi pembina dan pelatih pramuka. Prinsip dalam gerakan pramuka adalah suka dan rela, jadi tanpa paksaan dan ikhlas. Membina siaga dan / atau penggalang juga tidak harus materi tekpram saja tetapi lebih diutamakan adalah budi pekerti dan keterampilan yang mendukung minat dan bakat peserta didik. " (kak Rahmat-Surabaya)

"Menjadi Pembina sukarela memang pada dasarnya adalah panggilan jiwa." (kak Hendro)

Kualitas Pembina buat kami memang menjadi penting banget, krn kepada merekalah kami ingin menitipkan anak2 kami untuk dibina.

Seperti juga yang ditulis rekan-rekan pramuka di emailnya…
"Sebagai perintis tentunya ngga sedikit tantangan yang harus dihadapi"
"Maju terus!"
Menyebarkan semangat dan optimisme..

Ya, kami akui, memang ngga sedikit tantangan yg harus kami hadapi, diantaranya adalah kualitas pembina dan image masyarakat ttg pramuka..
Tapi insya allah, kegiatan pramuka kami akan tetap terus berjalan...
Dan berdasarkan masukan2 dari rekan2 pramuka, sementara ini kami sendiri yang turun langsung jadi pembina, membuat program, menghandle administrasi gudep..dll..

Sambil mencoba mencari tenaga bantuan untuk membina..
( berharap ada yg tergerak untuk bantu sesudah baca )

Hmmm…saya jadi inget komentar maknyak,"Pramuka masih ada kok, Lit"
Wah, bener, maknyak, dengan bentuk2 dukungan dari rekan2 pramuka yg seperti ini kami jadi merasa yakin pramuka memang masih 'eksis'


Blog EntryPembinaan karakter anakMay 29, '07 9:04 AM
for everyone

Pernah nyanyi lagu ini ?

Tong tong tong tong
Makitong kitong
Alemago gebosek katarimasua
Sasue masasua

Itu lagu jamannya aku ikut pramuka dulu..
Ngga ngerti artinya sih, tapi asik aja kalo udah rame-rame nyanyi lagu itu bareng temen2, pake gitar waktu camping..

Aku ikut kegiatan pramuka itu waktu SMP, jadi tingkatnya penggalang.
Rasanya sih kegiatannya keren banget waktu itu. Ilmu ketrampilannya masih membekas sampai sekarang, sampai buku2nya termasuk buku pramuka nya( logbook ) masih aku simpen sampai sekarang…

Pramuka dulu

Kebetulan suamiku juga dulu ‘aktifis’ pramuka waktu SD nya.
Dia ikut pramuka di ITB waktu siaga.
Jadi aku dulu pernah jadi ketua regu penggalang, mas Udi juga pernah jadi ketua barung siaga. Tapi di tempat dan waktu yang berbeda..

Duluuuu…mas Udi jadi ketua barung waktu baru duduk di kelas 3 SD, anggota barungnya malah baru kelas 1 dan 2 SD, tapi ada pengalaman yg masih nempel sampai sekarang…yaitu barungnya pernah jadi juara lomba masak ! hehe…kebayang ngga sih…masih kelas 1,2 3 SD gitu. Bahkan mas Udi mampu menjahit sendiri tendanya di kelas 3 SD itu...hehe..suamiku gitu loh..

Ya, kita memang ngerasain banyak banget ilmu dan pengalaman yg kita dapet dari kegiatan pramuka ini. Belajar menjadi leader, belajar bekerjasama, survival, P3K, melatih kreatifitas dan banyak lagi ketrampilan yang semuanya ngga didapet dari bangku sekolahan..

Dan aku inget, dulu itu kalau ada kegiatan di sekolah, pasti anak2 pramuka yg diandalkan untuk jadi koordinatornya atau duduk di kepengurusan OSIS.
Aku sendiri sempet juga sih dipilih jadi calon ketua OSIS, dan sempet dibikinin poster2 "vote for lita" sama ‘pendukung’ ku dalam masa kampanye…hehe, pengalaman kyk gini kan bisa jadi cerita ke anak tjutju.."dulu itu eyang...bla..bla.." huaahaha

Makanya dari dulu, pengen banget anak2 juga bisa ikut kegiatan pramuka.
Tapi ternyata ya, sayang sekali beberapa tahun belakangan ini kegiatan pramuka bisa dibilang 'menghilang'. Waktu itu ngga ngerti juga kenapa kegiatan ini bisa menghilang, sampai kita sempat cari informasi ke Kwartir Nasional.

Pramuka sekarang

Ada sih memang ekskul pilihan di sekolahnya anak2 di SD nya dulu, tapi Pembina nya guru sekolahnya sendiri yang mungkin dulunya ngga pernah jadi pramuka. Jadi yaaa…kegiatan pramukanya sendiri ngga jalan, malah membentuk image yang kurang pas ttg pramuka di benak kebanyakan orangtua.

Sekarang ini, anak2 itu kenal Pramuka kebanyakan cuma dari seragamnya yang dipakai komplit dengan dasinya sebagai seragam sekolah tiap hari Sabtu..*halah*. Padahal, buat anggota pramuka itu sebenarnya, waktu bisa dilantik dan berhak pakai dasi merahputih karena sudah berhasil menguasai beberapa ketrampilan adalah suatu kebanggaan tersendiri.

Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter

Aku pribadi merasa, bahwa sekarang ini memang ada yg kurang dari system pendidikan anak, yaitu tidak adanya wadah untuk pembinaan karakter.

Anakku, Budi, pernah terpilih juga jadi ketua OSIS melalui pemilihan ketua OSIS waktu di SMP, tapi karena tidak terlatih sejak kecil, dan kurang pembinaan dari sekolah juga, dia sempat ngga ngerti harus ngapain kalau jadi ketua itu..

Di lingkungan rumah juga begitu. Jarang sekali ada anak remaja yang bisa diandalkan untuk memimpin.

Mencoba membentuk gugusdepan

Karena itulah, aku dan suami merasa perlu ada wadah untuk pembinaan karakter anak-anak. Selama ini, disela2 kesibukan kami berdua, aku dan suami berusaha meluangkan waktu dan mencoba terlibat dalam pembinaan remaja di lingkungan rumah, sebenarnya terdorong rasa keprihatinan melihat situasi Indonesia yang seperti sekarang ini.

Terjadi degradasi moral, krisis kepemimpinan, tidak adanya tujuan dan cita-cita. Bahkan anak2ku sendiri pesimis apakah masih ada harapan untuk Indonesia yang lebih baik di masa depan.

Apa wadah yang cocok ? salah satunya ya memang pramuka itu tadi..

Program Pramuka memang di-design untuk mempersiapkan generasi penerus yang :
- Memiliki kepribadian dan kepemimpinan yang berjiwa Pancasila
- Berdisiplin yaitu berpikir, bersikap dan bertingkah laku tertib
- Sehat dan kuat mental, moral dan fisiknya
- Memiliki jiwa patriot yang berwawasan luas
- Berkemampuan untuk berkarya dengan semangat kemandirian, semangat kebersamaan, kepedulian, bertanggungjawab, berpikir kreatif, inovatif, dapat dipercaya, berani dan mampu menghadapi tugas-tugas dan memiliki komitmen

Alhamdulillah, segala puji hanya kepada Allah SWT..
Dari rangkaian kegiatan kami selama ini, suamiku berhasil mendapat dukungan dari lingkungan sekitar untuk membentuk gugusdepan di kompleks tempat tinggal kami.
Para tokoh masyarakat disini juga menaruh harapan besar untuk berjalannya kegiatan ini.
Insya Allah kegiatan pramuka masyarakat ini akan diresmikan di Cibodas hari Sabtu yang akan datang..

Doain ya, semoga kegiatan ini bisa berjalan dan memberikan manfaat untuk anak-anak, generasi penerus kita…Amin..

*ditulis oleh bunda Lita di Housewife's Life


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help