pramuka's posts with tag: ketrampilan

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag ketrampilan
Photo AlbumBelajar Menggambar (14 photos)Apr 6, '08 5:30 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Karena kadang-kadang anak-anak siaga tidak berani dan tidak pede untuk menggambar kalau diminta,jadi bunda mengajarkan dasar-dasar menggambar supaya anak-anak 'tidak takut' menggambar...:)



Photo AlbumMusik Dapur Siaga (5 photos)Mar 24, '08 8:55 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Namanya memang musik dapur, karena alat musiknya semua dari dapur nya Bunda...Photobucket

Ada galon Aqua, kaleng bekas bisuit, piring, mangkuk, gelas, sendok kayu, loyang kue, dan sendok makan...

Gimana cara main musiknya ? Sebenernya ngga asal bunyi, karena tetap harus ada rhythm nya...

misal..dung ( kaleng / galon aqua ) diikuti dengan cek atau ting ( piring / gelas )

Jadi bunyinya...dung cek cek...dung cek cek...
atau...dung cek dung dung ting...dung cek dung dung ting...

Kalau sudah bisa, rhythm itu bisa dipakai untuk mengiringi nyanyi seperti adik-adik siaga ini..

Boleh dicoba..Photobucket


Photo AlbumDapat mencuci dan melipat pakaian (11 photos)Mar 5, '08 12:15 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Salah satu butir dari Syarat Kecakapan Umum (SKU) yang harus dimiliki oleh seorang Siaga Bantu adalah "dapat mencuci dan melipat pakaiannya sendiri".

Ketika bunda tanya "Siapa yang sudah bisa melipat pakaian sendiri ?"
Ada beberapa siaga yang angkat tangan "Sayaaaa, bundaaaa..."

Tapi ketika bunda tanya "Siapa yang sudah bisa mencuci bajunya sendiri ?"
Semuanya senyum-senyum sambil menggelengkan kepala :)

Ya, biasanya di rumah ada 'si mbak' yang mengerjakannya...
Tapi anak siaga harus bisa mengerjakannya sendiri..

Nanti bisa bantu ibu di rumah mencuci pakaiannya sendiri dan melipat yang rapi ya...:)


Blog EntryIntroduction to Manga ClassJan 17, '08 11:16 PM
for everyone

Melalui kegiatan pramuka, anak-anak dan remaja memang mendapat kesempatan yang luas untuk belajar banyak hal.

 

Ketika mereka mungkin belum mengetahui bakat atau potensi diri yang dimiliki, kakak2 pembina PGDA selalu berusaha memberi kesempatan kepada mereka.

 

Seperti kegiatan hari Minggu, 13 Januari 2008 lalu, Kak Fara dari ViCom berkenan datang untuk membagi ilmu membuat komik Manga untuk adik-adik siaga dan penggalang PGDA.

 

Mula2 Kak Fara meminta adik2 siaga untuk menggambar apa saja..

 

 

Glllkkk…sebagian besar ngga tau musti nggambar apa. Ilham mendingan disuruh masak daripada disuruh ‘menggambar apa saja’  tapi ngga usah khawatir, di sini ngga ada pemaksaan dan pemberian nilai...

 

Icha, Dafa, dan Shafa serius mendengarkan masukan dan ide-ide yang diberikan Kak Fara untuk gambar yang sudah mereka buat.

 

Masing-masing anak memang mendapat ‘personal touch’ dari Kak Fara. Dan Kak Fara juga memotivasi adik-adik dengan menunjukkan gambar2 yang belum selesai untuk mereka selesaikan sesuai dengan daya imajinasi mereka.

 

Pada akhirnya, semua berhasil menggambar sesuatu..!!  termasuk Ilham...

 

Untuk adik-adik penggalang, Kak Fara menyampaikan materi yang berbeda.

Mereka sudah belajar membuat mata, hidung..

 

Mulut, telinga, rambut sampai akhirnya menjadi sebuah kepala..

 

Waaaa…hhhh…cantik bangett !! Kak Fara jago banget !!

Menurut Kak Fara, untuk menggambar komik, kita harus memiliki pengetahuan juga tentang fashion, gaya rambut, bangunan, karakter dll.

 

Wah, seru juga ya..

Tapi Kak Fara ngga tiba2 jadi jago gambar lho..Kak Fara memang senang menggambar sejak kecil, lalu mengasah terus hobbynya itu. Dan siapa sangka Kak Fara sekarang bisa berdiri di sini untuk membagi lagi ilmunya pada adik2 PGDA, padahal Kak Fara itu mahasiswi UI jurusan kriminologi lho…ngga nyambung kan ?? J

 

Kak Udi menambahkan, apapun yang dilakukan, lakukanlah dengan penuh kesabaran dan ketekunan agar bisa membuahkan hasil kelak.

 

Alhamdulillah, 1 lagi ketrampilan yang sudah dipelajari adik-adik siaga & penggalang hari ini..

Terimakasih banyak untuk Kak Fara !!


Blog Entry[ jurnal siaga ] Menulis testimoni Jan 14, '08 10:24 PM
for everyone

Kebanyakan anak-anak sulit menuangkan isi pikirannya lewat tulisan, krn belum terlatih. 
Biasanya mereka sudah 'pasang badan' duluan..."Aku ngga bisa nulis !" atau "Aku ngga bisa nggambar !"

Di pramuka ngga ada kata "ngga bisa" karena "Siaga itu berani dan tidak putus asa" 
Jadi harus dicoba dulu ya !

Kemarin, bunda mencoba memotivasi adik-adik siaga untuk menulis kesan-kesan mereka waktu berpetualang ke 99 trees.

Beberapa anak sempat 'bengong' dulu ngga tau musti nulis apa..
tapi beberapa anak sudah langsung menulis...

Ini dia hasilnya...persis seperti yang tertulis tanpa melalui proses editing

Siapa yang ternyata senang masak ? Siapa yang senang menangkap ikan ? Siapa yang ngga suka naik sampan ? Siapa yang bisa menjelaskan apa itu kampung 99 pepohonan ?

Faza kelas 1 SD, barung Putih...
“ yang senang nangkep ikan, yang senang naik perahu, yang senang ambil bayem, yang senang nanem pohon”

Fida kelas 2 SD, barung Putih...
“Aku waktu minggu lalu pergi ke Kampung Rusa di sana aku nangkep ikan nanem pohon dan naik sampan terus aku dikasih bayem sama ikan”

Kalau Shafa kelas 1 SD, barung Putih menulis lebih panjang...
“ Aku hari minggu kemaren aku ke Kampung 99 pepohonan / Kampung rusa, Pertama di sana bu Santi menjelaskan kampung 99 pepohonan, Lalu menyabut bayam sebanyak 40 buah, Lalu naik perahu lo , Lalu menangkap ikan di sana , Lalu aku mandi bareng-bareng sama Nadira, Aku dan Fida, Lalu masak bayam dan ikannya, Lalu makan siang di sana lo  Lalu pulang deh. Tamat”

Bagas kelas 4 SD, Pemimpin Barung Merah...
“Aku suka & senang ke Kampung Rusa. Aku ingin ke Kampung Rusa lagi bersama-sama temanku. Aku sampai sana langsung ke rumah panggung dan aku dikasih snak dan dijelaskan bagaimana di Kampung Rusa dulunya di Kampung Rusa gak ada pohon . Na terus ditanam terus aku juga menanam pohon. Abis itu manen bayam. Abis itu naik sampan. Abis itu nangkap ikan. Aku paling suka nangkap ikan. Abis itu aku disiram air. Aku masak. Abis itu makan. Dan dikasih ikan dan bayam.

 

Ahdan kelas 4 SD, barung Kuning

“Aku senang di Kampung Rusa. Pertama, aku dijelaskan dulu kampung rusa seperti apa. Dulu Kampung Rusa pada tahun 2005 tanahnya gersang sampai suhunya 41 derajat celcius. Aku menanam pohon nangka. Terus aku ngasih makan rusa juga ada kambing. Makanan rusa adalah daun. Terus aku manen bayam. Terus aku naik sampan sama TPI. Aku nangkap ikan 4 kabur 2. Terus aku mandi. Aku mandi duluan. Terus aku masak bayam dan ikan. Aku tugasnya niup api. Terus aku salat zuhur. Terus aku makan ikan dan bayam. Terus aku dikasih ikan dan bayam.

 

Raihan kelas 4 SD, Pemimpin Barung Kuning

"Pada tanggal 6 Januari hari Minggu saya dan anggota saya pergi bersama anggota saya. Pertama semuanya berkumpul jam 7 di lapangan, sehabis semuanya berkumpul kami berdoa bersama dan sehabis berdoa semuanya masuk mobil yang ditunjuk lalu semuanya langsung berangkat waktu berangkat cepat sekali, sesudah sampai kami berjalan menuju sebuah rumah dan kami langsung bertemu pemilik kampung rusa kami dijelaskan sejarah kampung ini dulu kampung ini tidak ada pepohonan lalu ada orang yang peduli terhadap kampung ini yang bernama bagas dia menanam 10 pohon setiap hari lalu kami keluar dari rumah kami diajak menanam pohon pohonnya sudah disiapkan sesudah itu kami diajak lagi memanen bayam semuanya harus memetik 40 bayam

Lalu kami diajak naik sampan lalu kami menangkap ikan dengan tangan

Bagi kami itu sangat menyenangkan lalu kami mandi dan lalu makan siang

Sehabis makan siang kami akan pulang dan diberi oleh-oleh sesudah itu kami sudah sampai di depok

 

Ilham kelas 4 SD, Pemimpin Barung Hijau

Disana, seru sekali ! Dan, hal yang paling menyenangkan adalah saat memasak. Dan yang menegangkan adalah menaiki perahu sampan. Soalnya keseringan tidak seimbang.




Agsa kelas 2 SD, barung Kuning...

"Aku senang sekali pergi ke kampung rusa. Di sana aku masuk rumah panggung di sana aku menanam pohon. Setelah itu aku kasih makan rusa. Setelah itu aku naik sampan setelah itu aku nangkep ikan setelah nangkep ikan mandi badai "

 

Shidiq kelas 5 SD, barung Merah...
"Pada hari Minggu, tg 6 Januari aku dan anggota Pramuka Griya Depok Asri berangkat ke Kampung Rusa pukul 07.45 kami sampai di kampung rusa pukul 08.20 Kami lalu berjalan hingga ke saung, mengambil snack dan memakan snack. Lalu kami memperkenalkan diri masing-masing. Kami lalu menanam pohon. Saat itu, kami diliput oleh kru TPI. Sialnya saat menanam pohon, reporter TPI malah mengambil lubang di dekat lubangku. Padahal, lubangku dekat dengan lubang Raihan."

Ihsan kelas 3 SD, barung Hijau...
"Aku pergi ke kampung rusa tanggal 6 Januari 2008. Jam 07.00. Aku hanya berdua bersama Ilham. Sampai di sana aku bertemu sama B.Santi lalu aku masuk ke rumah panggung. Lalu aku dijelaskan kenapa namanya kampong 99 pepohonan. Lalu aku menanam pohon setelah itu aku mencabut bayam. Aku balik ke kandang rusa aku kaget karena ada rusa yang mendekat. Karena aku memegang daun. Lalu aku menangkap ikan. Lalu mandi bareng dan memasak. Aku makan nasi/siang dulu. Lalu aku pulang. Tapi aku dikasih ikan dan bayam."


Photo AlbumBikin Cookies Seru (34 photos)Dec 31, '07 4:52 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Bikin cookies ????

Wah, ternyata ini kegiatan yang sangat menarik buat anak-anak siaga baik putra maupun putri..Photobucket

Belum ada yang bisa dan pernah membuat cookies.
Bunda Ita mengajarkan anak-anak siaga mulai dari pengenalan bahan : ada mentega, tepung terigu, gula, baking powder dan vanili .

Kemudian anak-anak juga belajar membaca resep, menimbang bahan, mengaduk, mengayak, me-mixer, mencampur sampai menggiling, mencetak dan menghias !!

phewwww...ternyata panjang sekali perjalanan untuk menjadi cookies yang enak itu yaaa....selama ini baru bisa makannya doang nih..Photobucket

Wah, pokoknya seru banget kegiatan latihan hari ini, sampai ngga terasa waktu sudah menunjukkan pukul set 10 pagi...

Bunda Ita : "Cookiesnya bunda simpan di kulkas dulu yaa, kita lanjutkan minggu depan menghiasnya"

Siaga : "Sekarang ajaa menghiasnya, Bundaaa"

Jadilah kegiatan bikin cookies dilanjutkan sampai selesai menghias dan langsung dimakan rame2..hmmmm...YumMy !! enak banget rasanya, apalagi karena ini cookies bikinan sendiri Photobucket

Kakak-kakak penggalang juga kebagian menghias dan makan juga lhooo...

Ru Seru Seru..Ru Seru Seru...Ru Seru Seru..Ru !!! PGDA Seru !!!


Blog Entry[jurnal siaga] menjahit dan pasang kancingDec 5, '07 10:01 PM
for everyone
Siapa bilang ketrampilan menjahit hanya untuk perempuan saja ?

Dalam salah satu kegiatan mengasah ketrampilan anak-anak siaga, para bunda mencoba untuk mengajarkan mereka menjahit dan pasang kancing.

Tujuannya salah satunya adalah untuk melatih kemandirian mereka, di samping juga untuk melatih ketrampilan motorik nya.

Tadinya memang tidak terbayang apa bisa ya mereka diajari pegang jarum dan benang..

Tapi, ngga ada salahnya kalau dicoba kan ?

Dan ternyata, subhanallah, semua tekun belajar memasukkan benang ke jarum, menjahitkan 2 buah kancing pada kain, sampai akhirnya mereka bisa menjelujur pinggiran kain nya, padahal sebagian besar anggota siaga nya adalah cowok, dan umurnyapun ada yang baru 6 tahun..

Kalau ada yang bilang, "Bundaaa...susahhh, bunda...aku ngga bisa.."

Bunda selalu bilang,"Ayo..siaga itu pantang putus asa..coba lagi..kamu pasti bisa !"

Ini dia hasil pekerjaan Shafa ( 6 tahun ) yang sampai rumah membongkar dan merapikan lagi hasil jahitannya, dilanjut latihan memasang kancing yang kecil-kecil..

Keren tak ?


Photo AlbumMemasang Kancing (12 photos)Dec 3, '07 8:45 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Jangan under estimate sama anak-anak siaga.
Menjahit dan pasang kancing ?? siapa takuttt...!!

Coba aja simak gambar-gambar di bawah ini...Photobucket


Blog EntryLomba MasakMay 30, '07 8:48 AM
for everyone

Suatu sore di hari Sabtu...

Seperti biasa para pembina : kak Udi dan kak Lita yang jadi pembina penggalang, bunda Lilik dan bunda Ita yang membina siaga, ngumpul-ngumpul untuk menyusun program bulanan.

Kami memang biasa menyusun program kegiatan latihan anak-anak dengan berbekal buku-buku permainan siaga, buku-buku teknik kepramukaan dan syarat kecakapan umum ( SKU ) siaga dan penggalang.

Dari bulan lalu, kak Udi sudah merencanakan camping liburan..( sebenernya anak-anak penggalang udah nagih dari kapan kapan tuh ). Jadi kepikiran bahwa kali ini anak-anak harus dipersiapkan fisik dan mentalnya untuk camping.

Keluarlah ide itu...
Gimana kalau kita bikin Lomba Masak ??? Tujuannya supaya anak-anak bisa masak sendiri nanti kalau camping.

Semua setuju, ditentukanlah tanggal 20 Mei 2007 acaranya lomba masak.
Tadinya anak-anak penggalang udah dibilangin untuk siap-siap lomba masak nasi tanpa rice cooker !  hehe...tapi kayaknya pembinanya musti latian dulu deh... 

Akhirnya dengan pertimbangan anak-anak (dianggap) masih beginner semua, ngga pada biasa masak. Lombanya dipermudah...

Anak-anak penggalang harus menyiapkan nasi goreng super enak, bersih dan menarik..
Anak-anak siaga harus menyiapkan mie rebus yang enak banget, bersih dan menarik juga..

Waaahhhh....ngga nyangka semua antusias untuk ikut lomba masak.
Sehari sebelumnya, Dimas (8) masih sibuk cari-cari kompor ke tetangga sebelah...

Sementara regu gabungan Kancil & Garuda sudah bagi tugas, cari resep lewat internet, sampai latihan bikin nasi goreng di rumah.

Kompor pramuka

Kak Udi dan kak Lita puter otak, gimana caranya supaya kompor bisa disiapin sama pembina. Dasar otak pramuka, ide muncul waktu di Carefour. Tadinya sih niat cari2 kompor gas 1 api, tapi lah kok harganya maharani. Jadi kak Udi beli 1 botol spiritus aja. Nanti rencananya bakal dituang di kobokan, dan dipasangin batu-batu di sekelilingnya untuk naruh wajan...

Sampai di rumah, ide di kepala dipraktekin..

Cetakan kue kecil2 dikasih kapas, lalu dituang spiritus secukupnya, trus dibakar...whoala...jadi kompor deh... tinggal dikasih batu-batu conblock di sekelilingnya...Jadi sabtu sore itu diuji coba bikin mie rebus dan nasi goreng..

Persiapan

Kriteria penilaian sudah disiapkan, bahan-bahan semua disiapkan pembina.
Nasi, mie, telur dan segala macem bumbu dapur : bawang merah, bawang putih, lada, ketumbar, garam, gula putih, gula merah, kecap, minyak goreng, mentega sampai ke daun bawang, daun slada, timun, tomat, kunyit, laos, daun salam, sereh dan daun jeruk juga.

Semua disediain pakai sistim 'warung'. Jadi anak-anak 'belanja' ke warung bahan-bahan kebutuhan mereka secukupnya..

"Sesuai kebutuhan ya, jangan sampai berlebih" kata bunda Lilik.

Suasana lombanya memang mengasyikan sekali...kebayang ngga sih anak-anak siaga yang baru kelas 1,2,3 SD udah bisa masak sendiri tanpa bantuan sama sekali. Shafa (6) bahkan sudah bisa bikin telur ceplok sendiri ! Kerennn... 

Adik-adik penggalang yang sebagian besar cowok itu mulai mengupas bawang, dan ngulek bumbu, regu yang lain karena kurang persiapan harus terbirit-birit pulang cari piring dan pisau dulu..hehe...tapi secara keseluruhan acaranya fun banget..

Juri nya ada 6 : kak Retno ketua mabigus, kak Lilik, kak Ita, kak Lita, dan kakak-kakak penegak kak Budi dan kak Faqih yg khusus dateng utk jadi juri..
Yang dinilai adalah kerjasama, kerapian, rasa dan cara menyajikan yang menarik.. 

Tapi lho kok...kak Retno senyum-senyum waktu liat ada ketumbar dan daun jeruk masuk juga..hehe...ini mau bikin nasi goreng apa soto ya kira2...atau mungkin nasi goreng rasa soto...yang jelas bunda Ita terpesona banget sama rasanya...
"Rasa baru yang berani" komentarnya...

Inilah hasil masakan siaga...mie rebus istimewa super enak !
Hmmmmm....yummmyyy...meskipun telur mata sapinya matanya berantakan, tapi hebat ya, aku beneran kagum lho sama anak-anak ini...


Buat kami, para juri, semua barung dan regu punya kelebihan masing2. Meskipun namanya lomba tetap harus ada yang menang dan ada yang kalah. Sebenarnya kalau ngeliat prosesnya sih semuanya juara, terbukti dari hasil penilaian yang cuma beda2 tipis.
Tapi yang jelas, tujuannya untuk melatih anak-anak untuk jadi mandiri tercapai...

...Serbuuuu....serunya menikmati hasil masakan sendiri...


Photo AlbumP3K (10 photos)May 29, '07 9:42 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Gimana kalau ada temen yang jatuh, patah dan terluka ? Gimana kalau ada temen yang pingsan ? Gimana kalau lagi makan 'keselek' ? Gimana kalau digigit ular berbisa ?

PRINSIP-PRINSIP P3K

Pingsan
- Didengarkan apakah masih ada nafas (prinsip = nafas harus bebas), perhatikan gerakan dada dan perut, kita rasakan nafaskan
- Kalau masih ada nafas, tidak boleh diberi nafas buatan atau memasukkan apapun selama pingsan
- Bila ada benda di mulut/tenggorokan, ambil bendanya tsb, caranya :
- Dimiringkan, 1 tangan didekapkan ke dada dan 1 tangan lurus, 1 kaki ditekuk
- Penolong diantara kepala dan bahu, pegang 1 tangan diatas dahi, dan 1 tangan dibawah dahi
- Gulingkan, ambil benda yang ada di mult/tenggorokan
- Bila sudah diambil bendanya, kembalikan posisi
- Bila tidak ada nafas, beri nafas buatan

Tersedak
- 1 tangan kiri di perut korban
- Korban agak ditundukkan
- Tepuk punggung korban pake buku-buku jari atau tanggal menggepal di tekan di ulu hati
- Lakukan beberapa kali sampai benda yang tersedak bisa keluar

Luka bakar
- Tidak boleh dikasih odol atau obat lain
- Gelembung tidak boleh dipecah
- Luka harus bersih
- Luka baker harus disiram dengan air biasa (tujuannya agar tidak terasa panas)

Digigit Ular
- Diam, posisi duduk
- Tanda ular berbisa, ada 2 taring di bekas gigitan
- Tanda ular tidak berbisa, bekas gigitan biasa
- Prinsip penolongan mencegah bisa ular mengalir naik ke jantung
- Diikat dengan kencang
- Luka yang kena gigitan ditoreh lebar biar darah yang kena bisa ular keluar
- Tidak boleh diisap dengan mulut
- Tiap ½ jam sekali ikatan dilonggarkan agar udara lancar
- Segera dibawa ke RS/puskesmas terdekat

Narasumber : Ibu Gunawan ( perawat )

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help