Blog EntryPermainan siagaMay 29, '07 9:10 AM
for everyone

Alhamdulillah, akhirnya kami bertemu dengan teman-teman yang punya visi sama dalam pembinaan anak dan berkenan meluangkan waktunya terlibat dalam pembinaan pramuka…

Bunda Ita dan Bunda Lilik di mata saya memang adalah orang-orang hebat yang bisa dibilang ‘lahir’ dari pendidikan kepramukaan waktu kecilnya.

Menjadi Pembina pramuka buat saya memang sesuatu yang menyenangkan.
Setiap minggu bertemu dan bermain dengan anak-anak yang potensial.
Mereka cerdas, kritis, dan bersemangat..

Mereka kritis, coba simak cerita ini..
Di salah satu latihan, bunda Ita pertamakalinya datang sebagai Pembina.
Pakai seragam Pembina pramuka baru, tapi pakai celana panjang.
Baru datang, langsung ditanya sama Icha..

Icha : “Bunda kok pakai celana panjang ? aku aja harus pakai rok. Padahal aku kan ngga suka pakai rok”

Nah lho..

Bunda Ita dengan sabar menjawab:”Iya, bunda pakai celana panjang karena roknya ngga cukup, kekecilan”

Icha : “Berarti bunda gendut dong”

Hehe…pelajaran pertama…
Pembina adalah teladan untuk anak-anak.
Kita ngga mungkin menyuruh anak melakukan sesuatu yang kita sendiri ngga mampu melakukannya…

Gimana ngga asik jadi pembina, coba aja simak cerita ini…
Minggu yang lalu, anak-anak siaga belajar “Dwi Satya” dan “Dwi Dharma”
Aku dan teman2 pembina berdiskusi dengan anak-anak..

Dwi Satya : "Aku berjanji melaksanakan kewajibanku terhadap Tuhan dan Negara Kesatuan RI"

Bunda : “Apa sih maksudnya melaksanakan kewajiban thd Negara ?”
Siaga :” Ngga tauu..”

Haha…itu memang jawaban paling gampang…

Bunda : “Ok, bunda sekarang tanya…Kalian sehari-hari makan apa ?”
Siaga : “Makan nasiii…”
Bunda : “Nasi asalnya dari mana ?”
Siaga :”Dari beras…dari sawah”
Bunda :”Sawahnya ada dimana ?”
Siaga : “Ada di tanah..”
Bunda :”Ya, ada di tanah…tanah Indonesia…trus makan nasinya pakai apa lauknya ?”

Siaga : “ Pakai ayam goreng..”
Bunda : “Ayam nya sebelum dimasak makannya makan apa ?”
Siaga : “……makan apa sih ? ngga tauuu..” hehehe...
Bunda :”Makan jagung, makan beras” (bener kan ? hihi…ngga pernah liat ayam makan)
Bunda:”Jagungnya tumbuh di mana ?”
Siaga :” Di tanah…tanah Indonesiaaa !!”
Bunda :” Pinterrr semua…jadi karena kita hidup di Indonesia, kita makan dari tanah Indonesia, kita wajib mencintai negara kita, memelihara lingkungannya supaya tetap bersih dan indah…”

Minggu berikutnya…
Ada acara permainan lomba menggambar berantai..
Siaga diminta kak Budi menggambar sapi…
Tadinya pada ngga mau…”Ngga mauuuu…aku ngga bisa nggambar..”

Keluarlah jurus Dwi Darma :"Siaga itu berani dan tidak putus asa…"

Jadi ngga ada kata ngga bisa…:)

Ayo sebutkan dulu bagian2nya sapi...
“Ada kepala !”
“Badaaaan”
“Ekor”
“Kakiiii”
“Tanduukk” ( eh, memang sapi bertanduk ya ? )

Trus apa yang membedakan sapi dengan kerbau ?
“O iyaaa…kulitnyaaaa”

Jadilah hasilnya seperti ini..

Sapi berkepala manusia..wakakakaka….anak-anak cekikikan sendiri liat gambarnya..

Karena kedua barung sama2 semangat, kak Budi dan kak Yokki belum bisa memutuskan siapa pemenangnya. Perlombaannya dilanjutkan dengan menggambar mobil. Yang paling bagus yang menang..

Inilah hasilnya..
gambar bersama berikut presentasinya..

Mobil masa depan ini ada tombolnya yang ada tulisannya "bandung" jadi dalam waktu 5 detik bisa sampai di bandung. Keliatannya sih kecil, tapi muat 100 orang. Harganya 1 miliar..

Mobil masa depan yang ini tahan terhadap tsunami atau angin puting beliung. Bisa ngebut pakai mesin turbo. Bisa jalan di laut juga. Bisa terbang. Bisa jalan bolak-balik...

Bingung kan siapa pemenangnya ?
Dua-duanya sama-sama hebat !!


Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help